««•»»
Surah Al Qalam 4
وَإِنَّكَ لَعَلَى خُلُقٍ عَظِيمٍ
««•»»
wa-innaka la'alaa khuluqin 'azhiimin
««•»»
Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.
««•»»
and indeed you possess a great character.
««•»»
Ayat ini memperkuat alasan yang dikemukakan ayat di atas dengan menyatakan bahwa pahala yang tidak putus-putusnya itu diperoleh Rasulullah saw sebagai hasil akhlak yang agung, yang merupakan akhlak beliau. Pernyataan bahwa Muhammad mempunyai akhlak yang agung merupakan pujian Allah SWT kepada beliau, yang jarang diberikan Nya kepada hamba-hamba Nya yang lain. Dengan secara tidak langsung ayat ini juga menyatakan bahwa tuduhan-tuduhan orang musyrik bahwa Muhammad adalah seorang gila itu adalah tuduhan yang tidak mempunyai alasan sedikit pun, karena semakin baik budi pekerti seseorang semakin jauh ia dari penyakit gila. Sebaliknya semakin buruk budi pekerti seseorang semakin dekat pula ia kepada penyakit gila. Muhammad seorang yang berakhlak agung, karena itu ia terjauh dari perbuatan gila.
Ayat ini menggambarkan tugas Rasulullah saw sebagai seorang berakhlak agung. Beliau diberi tugas menyampaikan agama Allah kepada manusia agar manusia dengan menganut agama itu mempunyai akhlak yang agung.
Beliau bersabda:
إِنَّمَا بُعِثْتُ لِأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الْأَخْلَاقِ
Sesungguhnya aku diutus tidak lain hanyalah untuk menyempurnakan akhlak mulia (dari manusia).
(HR. Ahmad, lihat Mu'jam Mufahras Li Alfazil Hadisin Nabawi, hal. 75, jilid I)
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
(Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti) beragama (yang agung.)
««•»»
And assuredly you possess a magnificent nature, [a magnificent] religion.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
klik ASBABUN NUZUL klik
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
Imam Ibnu Abu Hatim mengetengahkan sebuah hadis melalui Saddi sehubungan dengan firman-Nya, "Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina."
(QS. Al Qalam [68]:10)
Saddi mengatakan, bahwa ayat ini diturunkan berkenaan dengan Akhnas bin Syuraiq. Imam Ibnu Munzir mengetengahkan pula hadis yang serupa melalui Kalbi. Imam Ibnu Abu Hatim mengetengahkan sebuah hadis melalui Mujahid yang menceritakan, bahwa ayat ini diturunkan berkenaan dengan Aswad bin Abu Yaghuts.
Surah Al Qalam 4
وَإِنَّكَ لَعَلَى خُلُقٍ عَظِيمٍ
««•»»
wa-innaka la'alaa khuluqin 'azhiimin
««•»»
Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.
««•»»
and indeed you possess a great character.
««•»»
Ayat ini memperkuat alasan yang dikemukakan ayat di atas dengan menyatakan bahwa pahala yang tidak putus-putusnya itu diperoleh Rasulullah saw sebagai hasil akhlak yang agung, yang merupakan akhlak beliau. Pernyataan bahwa Muhammad mempunyai akhlak yang agung merupakan pujian Allah SWT kepada beliau, yang jarang diberikan Nya kepada hamba-hamba Nya yang lain. Dengan secara tidak langsung ayat ini juga menyatakan bahwa tuduhan-tuduhan orang musyrik bahwa Muhammad adalah seorang gila itu adalah tuduhan yang tidak mempunyai alasan sedikit pun, karena semakin baik budi pekerti seseorang semakin jauh ia dari penyakit gila. Sebaliknya semakin buruk budi pekerti seseorang semakin dekat pula ia kepada penyakit gila. Muhammad seorang yang berakhlak agung, karena itu ia terjauh dari perbuatan gila.
Ayat ini menggambarkan tugas Rasulullah saw sebagai seorang berakhlak agung. Beliau diberi tugas menyampaikan agama Allah kepada manusia agar manusia dengan menganut agama itu mempunyai akhlak yang agung.
Beliau bersabda:
إِنَّمَا بُعِثْتُ لِأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الْأَخْلَاقِ
Sesungguhnya aku diutus tidak lain hanyalah untuk menyempurnakan akhlak mulia (dari manusia).
(HR. Ahmad, lihat Mu'jam Mufahras Li Alfazil Hadisin Nabawi, hal. 75, jilid I)
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
(Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti) beragama (yang agung.)
««•»»
And assuredly you possess a magnificent nature, [a magnificent] religion.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
klik ASBABUN NUZUL klik
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
Imam Ibnu Abu Hatim mengetengahkan sebuah hadis melalui Saddi sehubungan dengan firman-Nya, "Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina."
(QS. Al Qalam [68]:10)
Saddi mengatakan, bahwa ayat ini diturunkan berkenaan dengan Akhnas bin Syuraiq. Imam Ibnu Munzir mengetengahkan pula hadis yang serupa melalui Kalbi. Imam Ibnu Abu Hatim mengetengahkan sebuah hadis melalui Mujahid yang menceritakan, bahwa ayat ini diturunkan berkenaan dengan Aswad bin Abu Yaghuts.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
•[AYAT 3]•[AYAT 5]•
•[KEMBALI]•
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
4of52
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=68&tAyahNo=4&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#68:4
•[AYAT 3]•[AYAT 5]•
•[KEMBALI]•
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
4of52
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=68&tAyahNo=4&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#68:4


Tidak ada komentar:
Posting Komentar